Pemain yang berposisi sebagai defender di skuad Manchester City bernama Pablo Zabaleta menunjukkan rasa kekecewaannya dikarenakan klub yang diperkuatnya harus menyerah dari skuad Wigan Athletic yang sejatinya merupakan klub yang tidak diunggulkan. Kekalahan yang diperolehnya dalam babak final Piala FA menjadikan klub yang digawangi oleh Roberto Mancini telah sirna harapannya untuk mendapatkan gelar satu titel pun di musim kali ini.

Menyaksikan kondisi yang kurang mendukung tersebeut, Pablo Zabaleta mengharapkan adanya perubahan maupun pembenahan terhadap kubu dari Manchester City secara mendalam. Pemain bek yang berasal dari Argentina tersebut juga menuturkan bahwa skuad Manchester City yang tengah diperkuatnya sekarang ini sedang berada pada kondisi yang kurang menguntungkan karena tengah mengalami keadaan yang buruk

Sundulan yang telah dilakukan oleh midfielder skuad Wigan Ben Watson yang terjadi pada menit akhir pertandingan telah memusnahkan harapan dari The Citizens untuk berupaya untuk meraih gelar yang paling tua di daratan Inggris tersebut.

Soccerway melaporkan bahwa Zabaleta mengungkapkan bwahwa sekarang ini keadaan yang sedang menghinggapi tim yang diperkuatnya berada dalam keadaan yang cukup memprihatinkan. Oleh sebab itu perlu dilakuakan sebuah pembenahan yang mendalam bagi klub The Citizens, supaya untuk musim ke depannya tak akan lagi mengalami nasib yang serupa dengan tahun sekarang ini yaitu gagal untuk menyabet satu pun gelar dalam kompetisi yang diikuti.

Zabaleta menambahkan bahwa pada waktu menyaksikan tim yang tengah menjadi tempat dirinya untuk mengepakkan sayapnya tersbeut, pasti akan sangat mengharapkan Manchester City dapat menyandang gelar sebagai juara Piala FA di musim kali ini. Ini merupakan kesempatan yang paling akhir bagi timnya untuk berkesempatan mengankat trofi kejuaraan tersebut di musim ini, dan saat ini pihaknya harus menyaksikan apa yang akan terjadi di masa mendatang.

Hasil yang kurang memuaskan tersebut juga menjadikan nama dari manajer City Roberto Mancini makin terancam keberadaannya di Etihad Stadium. Aan tetapi Pablo Zabaleta merasa enggan untuk memberikan komentar mengenai masa depan dari pelatih yang mengasuhnya tersebut.