van persieKubu Arsenal tampaknya masih belum sepenuhnya menerima kepergian mantan penyerang andalannya, Robin Van Persie ke Manchester United pada awal musim ini. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Eksekutif Arsenal, Ivan Gazidis yang mengaku masih menyesali kepergian penyerang berkebangsaan Belanda itu dari Emirates Stadium ke Old Trafford.

Seperti yang diketahui, musim lalu Van Persie merupakan sosok pemain yang menjadi andalan bagi The Gunners untuk menjebol gawang lawan. Bahkan pria kelahiran Belanda itu sering menjadi penentu kemenangan bagi kubu Meriam London saat menemui kebuntuan. Van Persie juga menjadi salah satu kunci bagi permainan armada Arsene Wenger. Namun, ketika menjelang akhir musim, Van Persie akhirnya menolak untuk melakukan perpanjangan kontrak dengan The Gunners. Hal ini membuat kubu Meriam London harus menjualnya. Arsenal akhirnya melepas Van Persie ke klub Rival, Manchester United dengan nilai transfer sebesar 24 juta ponds.

Berkostum Setan Merah ternyata membuat performa Van Persie semakin menjadi-jadi. Pasalnya, pemain berkebangsaan Belanda itu tanpa kesulitan mampu beradaptasi dengan cepat bersama The Red Devils, total 30 gol telah ia persembahkan pada musim perdananya berkostum Setan Merah di semua ajang kompetisi. Van Persie juga memberikan kontribusi besar dalam membawa timnya meraih gelar Liga Premier musim ini. Pencapaian yang ditorehkan oleh Van Persie semakin membuat Gazidis merasa sakit hati.

 “ Robin merupakan salah satu penyerang terbaik yang kami miliki, dia telah menjadi sosok penting dalam skuad kami. Ketika dia memilih untuk tidak memperpanjang kontraknya bersama kami, maka keputusan untuk menjualnya adalah keputusan yang sangat sulit bagi kami, namun kami harus melakukannya. Banyak orang yang berharap agar kami mampu mempertahankannya, kami sangat mernghormati pandangan itu. Namun kami dengan sangat menyesal harus menjualnya. “ ujar sang Ketua Eksekutif Arsenal itu.

 “ Musim ini dia menjelma menjadi bomber yang haus gol bersama Manchester United. Dia telah memulai musimnya dengan luar biasa, namun itu menjadi hal yang menyakitkan bagi kami. Terutama saat dia mencetak gol untuk United. “ pungkas Gazidis