Pemain depan bernama Carlos Tevez mengungkapkan bahwa dirinya itu ingin sekali memastikan bahwa Juventus itu tidak akan salah mendatangkannya. Pemain yang berasal dari Argentina itu mempunyai sifat dan juga tingkah laku yang memang kadang sekali tidak bisa terbendung lagi pada saat sifat tempramentalnya itu sudah meledak. Akan tetapi pemain tersebut itu mengungkapkan bahwa dirinya itu mengaku sudah mulai belajar untuk bisa mengendalikan perilaku sedikit demi sedikit.

Masih ingat dengan masalah pemain tersebut itu bersitegang dengan eks manajernya yakni Roberto Mancini pada saat masih memperkuat Manchester City? Ya, para media itu pun sontak langsung mengangkat masalah itu dan nama pemain tersebut itu pun tercoreng karena masalah tersebut. Pemain itu sendiri mengakui pada saat itu memang emosinya itu sudah tidak bisa di kendalikan lagi.

Bahkan mengenai insiden penolakan yang di perintahkan oleh manajer yang berasal dari Italia itu untuk masuk lapangan pada menit – menit akhir laga di ajang Liga Champions itu segera menjadi bahan bakar yang memang sangat pas untuk merujuk nama pemain tersebut itu dalam dadtar jual kubu klub The Citizen. Akan tetapi pada akhirnya pemain tersebut itu dan juga manajernya berdamai hingga pemain tersebut  itu bertahan selama satu musim lagi sebelum pada akhirnya memutuskan untuk hengkang ke Juventus pada bursa transfer musim panas ini

“Saya pada saat ini hanya ingin jujur, pada awal karir saya di Inggris itu saya memang sudah terbiasa dengan mempunyai sebuah reputasi dan difat temperamental yang sangat keras. Apabila manajer itu menggantikan saya maka saya pasti akan mengumpat dan menghinanya. Akan tetapi saya ini sangat ingin untuk tidak lagi seperti itu karena saya ini sudah belajar berperilaku yang akan lebih baik lagi nantinya. Ungkap pemain tersebut itu sendiri.

Setelah berpindah ke Juventus maka Tevez itu mengungkapkan bahwa dirinya juga menginginkan untuk bisa beajar dewasa di maana tidak akan dan hanya sekedar gol yang akan dia kejar nantinya bersama Juventus.