Theo Walcott pada musim lalu memang menunjukan performannya yang bisa dibilang naik turun. Namun meskipun demikian ia telah berhasil keluar sebagai topskorer dari Arsenal. Walcott punya komentar tetang dirinya sendiri yang menunjukan performa dengan grafik tak stabil tersebut.

Musim 2012/2013 diawali oleh Walcott dengan ketidakpastia masa depannya di Arsenal . Walcot mengang terasa seperti pemain yang tak punya kepastian karena kontraknya saat itu hamir habis dengan Arsenal dan menurut berita Walcott tak juga ditawari kontrak baru oleh Arsenal padahal ia juga telah mengajukan ke manajemen Arsenal.

Masalah tersebut tak diambil pusing oleh Walcoo karena dirinya telah berhasil mmengantongi sebanyak 10 gol yang ia dapatkan dari 18 kali pertandingan pada paruh pertama musim lalu.

Performanya yang baik itu membuatnya mendapat kontrak baru dari Arsenal dan akan berlaga embela Arsenal hingga 2016. Setelah kontrak baru ia sepakati, Walcott malah menurun performannya. Selama tiga bulan lamanya berlaga, Walcott hanya dapat menyumbangkan satu gol untuk Arsenal dan kemudian ia mengalami cidera.

Karena kejadian tersebut muncul kabar bahwa saat itu Walcott hanya berlaga untuk dapat gaji yang lebih besar lagi. Namun dugaan tersebut dapat terpatahkan karena di musim terakhir ia dapat memperbaiki peformannya dan juga dapat menyelesaikan musim kemarin dengan memperoleh 21 gol yang didapat dari 43 kali pertandingan. Hal tersebut juga membawanya menjadi pemain tersubur di Arsenal.

Kunjungannya bersama dengan Arsenla ke Indonesia, sempat ditanya kan tentang performannya oleh salah satu jurnalistik. Namun Walcott kala itumenjawab bahwa ia tak sependapat dengan dugaan tersebut dan tntang naik turun performannya. Ia mereasa bahwa ia telah bermain dengan sangat baik sehingga dirinya mampu mencetak sebanyak 21 gol dan juga menjadi topskorer dari Arsenal.

Walcott juga mengalami masalah dengan penempatan posisi bermain pada musim lalu. Ia ditempatkan pada posisi penyerang sayap padahal dirinya lebih menyukai posisi penyerang tengah.

Menurut Walcott bahwa dirinya adalah seorang striker yang dapat dibuktikan dengan perolehan skor yang ia dapatkan. Menurutnya yang terpenting adalah dapat berkonstribusi untuk timnya.