Rudi Garcia berhasil sukses untuk debutnya bersama dengan AS Roma di Seri A. Kemenangan yang didapatkan juga menjadi penghapus untuk catatan start buruk dari Giallorossi.

Faktanya, Roma harus menjalani start utuk lima musim terakhirnya dengan sebuah kegagalan, mereka tak pernah mendapatkan kemenangan dalam membuka kompetisi domestiknya. Ketika klub tersebut masih ditangani oleh Luis Enrique mereka membuka laga dengan mendapatkan dua kali kekelahan dan jga tiga kali seri.

Terakhir kali Roma mendapatkan kemenangan untuk laga pembukaan kompetisi domestiknya adalah pada musim 2007/2008. Saat itu mereka berhasil unggul saat menjalani laga kontra Palermo dengan skor 2-0.

Garcia, yang merupakan mantan dari manajer klub Prancis Lille telah mengubah catatan yang dimiliki oleh “Serigala Ibukota” menjadi catatan baik dengan mendapatkan skor 2-0 untuk kemenangan atas Liverno pada Minggu 25 Agustus 2013. Laga tersebut digelar di kandang lawannya itu, dan gol yang didapatkan oeh Roma adalah sumbangan yang diberikan oleh Daniele de Rossi dan juga Alessandro Florenzi, gelandang yang berusia 22 tahun.

Menurut Gracia pria asal Prancis bahwa timnya telah bermain dengan tenang dan musim lalu telah berlalu sehingga kini yang harus menjdi fokus dari anak asuhnya adalah musim yang baru dan kebangkitannya dari keterpurukan beberapa musim lalu. Tentunya baik sang manajer dan juga timnya merasa senang karena telah berhasil membobol gawang lawan sebanyak dua kali dan tidak kebobolan sama sekali.

Roma hanya berhasil menduduki posisi keenam pada musim lalu di klasemen akhir Liga Italia.

Gracia juga sebenarnya memiliki crita yang cukup menarik, saat menjalani laga, ia justru melakukan pembicaran dengan asistennya yang duduk dikursi penonton melalui telepon. Hal tersebut bisa saja mendatangkan sanksi untuk dirinya karena dalam aturan tindakan tersebut masuk kedalam tindakan yang dilarang di Seri A.

Namun untuk hal tersebut Gracia telah mmberikan konfirmasinya dan juga penjelasan, menurutnya hal tersebut adalah hal yang diperbolehkan saat ia di Prancis. Hal tersebut juga dilakukannya karena radio komunikasi yang menghubungkannya dengan asistennya mengalami kerusakan.