Pekan ini pemain center bek dari klub Toulouse Serge Aurier berikan kejelasan jika sangat siap untuk bermain dengan klub papan atas Ligue 1 , Olympique Marseille. Serge Aurier sendiri berikan keterangan jika sangat bangga jika runner up Ligue 1 musim kemarin itu datang berikan tawaran bermain untuk klun dalam proses transfer musim panas ini. Serge Aurier akan menjadi benteng pertahanan kuat untuk Olympique Marseille jika mau bermain untuk klub besutan Elie Baup tersebut.

Namun menejemen klub Olympique Marseille harus kerja eksta kuat dalam proses negosiasi untuk dapatkan Serge Aurier dari Toulouse. Sebab Presiden klub Toulouse memang adalah orang keras yang sulit untuk lakukan negosiasi pembelian pemain sepanjang klub dipengang olehnya. Oliver Sadran selaku Presiden Toulouse memang orang yang tidak banyak mau jika pemain dalam skuad utama klub menjadi sasaran beli dari sesama klub yang berkompetisi untuk Ligue 1.

Selama musim kompetisi Ligue 1 , 2012 – 2013 kemarin Serge Aurier bermain sangat bagus dengan bawa Toulouse dapatkan hasil terbaik saat dapatkan posisi 7 besar dalam kompetisi. Selain itu Serge Aurier juga menjadi pemain starter sepanjang musim ini dengan 32 laga Ligue 1. Serge Aurier hanya absen beberapa pekan saja ketika dapatkan cedera. Setelah itu Serge Aurier dapat terus bermain dengan optimal selama semusim kemarin. Untuk harga beli Serge Aurier sendiri kini mencapai angka 14 juta euro.

Jika Serge Aurier dapat bermain dengan Olympique Marseille akan menjadi objek bagus untuk masa depan klub dalam beberapa musim kedepan. Sebab Serge Aurier sendiri masih 20 tahun dan memiliki karir panjang sebagai bek tengah kuat untuk Marseille jika berhasil dalam negosiasi kontrak harga.

Pemain yang juga menjadi kunci permainan dari timnas Prancis U – 21 itu sangat senang jika Marseille mampu dapatkan dirinya. Serge Aurier ingin bermain dalam klub yang memiliki tujuan bagus dalam setiap musim terutama terus tampil dalam kompetisi eropa. Untuk itu Marseille percaya jika Serge Aurier akan mau bergabung dengan skuad Elie Baup.