Kru AC Milan cepat aja dapatkan kemenangan di dalam rivalitas perdana edisi Serie A pada musim ini. Gelandang penggempur Rossoneri, Keisuke Honda optimis kalau perolehan 3 poin mampu mendongkrak pandangan diri dr kesebelasan melakoni laga kemudian. Beraksi dari San Siro 31 Agustus kemarin, Milan tepiskan Lazio dgn 3-0. Honda seorang diri oleh karena itu perintis jalan bagi keunggulan Milan lewat gol saat ronde pertama. 2 gol yang lainnya disumbangkan sama Sulley Muntari bersama Jeremy Menez.test1

Tahu pertemuan dengan Lazio pada musim yg dulu bersama kinerja kesudahan tim dalam musim yang lalu juga performa daripada Milan di sepanjang pramusim, tokoh Honda merasakan gugup gak mampu ambil skor penuh pada rivalitas itu. Kala ini, status menjadi memantul. Tokoh internasional usul Jepang itu amat pede bahwa Milan bercahaya balik dalam musim ini. “Aku harap duel yang begitu ketat. Kami pula memeras keringat usai dr menyambangi Amerika Serikat. Kami juga alami perkembangan juga inilah hasilnya, ” tegas Honda yg dikutip dari situs resmi milik klub Download bola tangkas.

“Dengan ada nya perjalanan runyam di musim yg yg lalu, aku pernah ngerasa resah pra lakoni laga. Saya pula bahagia atas hasil itu. “Pelatih menyiarkan bahwa aku mesti memeras keringat lagi profesional. Pemandu juga mengajarkan aku banyak trik apa cara tips main jadi penggempur. El Shaarawy juga lepaskan aku umpan sempurna detik terciptanya gol ini. Saya gembira bagi metode juga impak itu. Kami perlukan kemenangan itu demi hadapi musim dgn lebih baik, ” pertuturan Honda.

di dalam 2 pertandingan di Serie A, Milan hanya menemui kinerja imbang bagi Lazio. Setingkat kompetisi di dalam pramusim pun pula masih belum lumayan memastikan. Milan cuma kalah unggul, terbilang antaralain kegagalan gede buat Manchester City 1-5 di International Championship Cup. Disebutkan pula oleh Filippo Inzaghi, jika 3 poin tersebut adalah hasil kerja keras dr team pada babak kursus guna pramusim. Inzaghi pula mampu menginjak kiprahnya dalam rivalitas kompetitif dalam 3 poin serta ini bisa jadi balasan kepada seluruh kecaman yang menghujani dalam juara 18 kali liga ini, mengingat akan penampakan yang buruk di pramusim.