pellegriniPelatih Malaga, Pellegrini yang memutuskan ingin mundur dari Malaga setelah pertandingan terakhirnya di musim ini yang pada awalnya tidak mau berbicara terkait masa depan karirnya akhirnya mau buka suara. Hal ini dilakukan usai Malaga melakoni pertandingan kandang terakhirnya musim ini. Pelatih asal Cile tersebut menyatakan jika dia berminat  dengan Manchester City sebagai salah satu opsinya berkarir di musim depan.

Kabar tersebut pun akhirnya berlanjut. Hal ini dibuktikan dengan pernyataan Pellegrini. Saat ini, Pellegrini mengaku sudah mengadakan pembicaraan dengan Manchester  City, yang beberapa minggu lalu memutuskan hubungan kontrak dengan sang pelatihnya, Roberto Mancini.

“Saya telah mencapai kata sepakat secara verbal dengan mereka . Dan saya harap hal tersebut akan berakhir dengan baik,” kata Pellegrini.

“Akan tetapi sampai ada sesuatu yang ditandatangani Anda tidak dapat mengatakan jika segalanya sudah tercapai. Karena semua itu butuh proses, jadi tunggu saja” tambahnya,

Selain pelatih 58 tahun tersebut, pelatih lain dari La Liga yang mendarat di Liga Primer yaitu Jose Mourinho. Madrid yang secara resmi mengumumkan pemutusan kontrak  dengan Mourinho, menyatakan jika hal itu mulai berlaku efektif usai pertandingan terakhir La Liga. Saat ini,  Mourinho tengah diberitakan sudah melakukan penandatanganan perjanjian prakontrak dengan Chelsea.

“Jika memang kami akan berjumpa lagi, tidak aka nada masalah antara saya dan Jose Mourinho. Kami merupakan dua orang yang sangat berbeda yang kebetulan memiliki pekerjaan yang sama. Kami memiliki dua sikapa yang jauh berbeda dalam melakukan pekerjaan tersebut,” paparnya.

Denga modal tim yang tanpa bintang, Pellegrini sukses mengantarkan Malaga berlaga di Liga Champions musim ini. Dan ini merupakan performa perdana dari Malaga selama sejarah. Tidak cuma itu,  sang pelatih tersebut pun juga berhasil mengantarkan Los Boquerones sampai babak perempat final.

Akan tetapi sebaliknya, dengan bodal pemain –pemain yang hebat seperti Carlos Tevez, David Silva sampai Sergio Aguero, Roberto Mancini tidak pernah bisa lolos dari tahap grup dalam dua edisi Liga Champions terakhir.