Turin. Pihak direktur umum di kubu LA Vecchia Sognor ayang bernama Giuseppe Marotta merasakan bahwa UEFA harus turut serta campur tangan untuk membantu sepakbola di Italia di dalam mengurangi sebuah kesenjangan  finansial dengna sejumlah negatra ayng lainnya tersebut.

Moratta sendiri mempunyai keyakinan bahwa pajak yang tinggi tersebut yang telah diberlakukan oleh rezim pada waktu sekarnag ini merupakan salah satu alasan kenapa pihak klub di ajang Serie A yang tidak lagi mampu untuk membayar sbeuah biaya kepindahan pemain dan juga transfer dari gaji yang sama dengan negar ayang lainnya. Pihaknya juga memiliki pemikiran abhwa UEFA yang menjadi induk di dalam sepakbola Eropa tersebut memiliki peran di dalam menghadapi kondisi yang seperti ini.

Sebagaimana yang dilansir di dalam Goal pada hari Senin 9 September 2013, Marotta menuturkan bahwa Pembelakuan pajak yang tinggi tersebut dari sejumlah negara yang linnya tersbeut telah bersifat menghukum sepakbola yang ada di Italia.

Marotta menerangkan bahwa hal ini dinilai perlu diselaraskan, karenabila tidak hal itu akan emnciptakan sebuah kesenjangan, ini merupakan hal yang menjadi penyebabnya tersebut. dirinya memiliki harapan akan ada campur tangan dari UEFA tersebut.

Lelaki yang berusia 56 tahun tersebut juga telah ebrbicara mengenai vitalnya kondisi yang seperti ini bagi proses dari perkembangan  sepakbola yang ada di Negeri Pizza tersebut. hal itujuga termasuk sebuah eprubahan dan juga meningkatan kualitas fasilitas dari sepakbola yang ada di Italia berkat bantuan dari pemerintah.

Moratti juga menjelaskan bahwa Esensinya di dalam klub tersebut merupakan sepakbola Italia yang semestinya bisa melakukan sebuah reformasi, yang dimulai dengan fasilitas yang terdapat di stadion, hal itu dikarenakan sebagian besar sekarang ini berada di dalam konsisi yangrusak.

Pihak tim sendiri sangat memerlukan undang – undang baru yang berhubungan dengan stadion, hal itu dikarenakan salah satu alasan dari pihak tim yang tertinggal dari negara – negara yang lain bahwa terdapat sejumlah perbedaan pendapatan yang berasal dari stadion tersebut.