Juru taktik anyar Inter Milan, Walter Mazzarri mengatakan jika dirinya sama sekali tidak merasa menyesal dengan keputusan yang sudah diambilnya untuk hengkang dari Napoli dan kemudia memilih untuk bergabung ke Inter Milan.

Seperti yang diketahui jika Walter Mazzarri sudah resmi ditunjuk sebagai pelatih Inter sejak awal Juli lalu. Dia menjadi pengganti Andrea Stramaccioni yang dipecat oleh manajemen Inter Milan lantaran tidak berhasil mengantarkan Inter Milan menembus papan atas di akhir musim 2012-13 lalu.

Hasil dari laga-laga pramusim yang didapat oleh Inter Milan pun juga dapat dikatakan mengecewakan. Pasalnya, Inter Milan harus rela dengan kekalahan yang dialaminya selama tiga kali berturut-turut.

“Saya memang sudah mengambil keputusan untuk bergabung bersama Inter Milan. Dan yang membuat saya begitu yakin dengan keputusan tersebut adalah karena sosok sang presiden Moratti. Waktu itu dia mengatakan jika saya lah yang mereka butuhkan. Kata-katanyaa benar membuat saya merasa tergugah,” kata Mazzarri.

Seperti yang diketahui jika pada musim lalu, Mazzarri berhasil mengantarkan Napoli selesai di posisi kedua klasemen liga. Dan dengan begitu berarti sudah otomatis Napoli bakal berlaga di Liga Champions musim depan. Sedangkan  Inter Milan musim lalu ada di posisi sembilan klasmen. Itu sudah otomatis jika mereka tidak berhasil tampil di sepakbola Eropa.

“Menurut saya hal tersebut justru bakal memberi keuntungan. Namun keinginan untuk tampil di Eropa bakal selalu ada untuk Inter. Pasalnya, klub ini tidak bisa terlepas dari Eropa,” tambah Mazzarri.

“Saya membangun pandangan jika kami mengawali ini semua benar-benar dari nol dan selanjutnya kami dapat membuat sebuah proyek untuk masa depan. namun yang jelas, kami membutuhkan sedikit waktu untuk itu semua,” pungkas Mazzarri.

Pada pertandingan pramusim, Inter Milan memang mendapatkan hasil yang tidak baik. Inter cuma satu kali meraih kemenangann yaitu ketika melawan Juventus di turnamen Pramusim Guinness International Champions Cup (GICC). Setelah itu Inter harus mengalami tiga kekalahan telak yaitu ketika kontra Chelsea kalah 2-0, Valencia kalah 4-0 dan yang terakhir yaitu ditaklukan Real Madrid dengann hasil 3-0.