Beberapa waktu lalu striker milik Machester United meminta untuk dimasukkan dalam daftar jual klub pada bursa transfer musim ini. Dan sepertinya permintaan Wayne Rooney tersebut bakal dikabulkan oleh pihak klub. Menurut kabar yang saat ini beredar menyebutkan jika The Reds Devills sudah kehabisan kesabaran.

Musim ini, masa depan Rooney memang menjadi berita yang selalu ramai diberitakan di beberapa media. Berbagai spekulasi pun muncul terkait masa depannya. Jelang akhir musim 2012/2013, eks pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson, mengatakan jika pemain berusia 27 tahun tersebut ingin dimasukkan dalam daftar jual klub.

Hal ini bukanlah hal yang pertama kali terjadi. Pasalnya, pada tahun 2010 lalu, Rooney pun juga sempat meminta untuk  pergi dari Old Trafford. Waktu itu, pihak klub melunak kemudian memberikan kontrak baru dengan gaji yang besar kepada eks pemain Everton tersebut.

Namun untuk klub-klub besar Eropa ini kabar mengenai keinginann Rooney untuk pergi tersebut merupakan sebuah kabar yang sangat baik. Pasalnya dikabarkan jika klub seperti Arsenal, Paris Saint-Germain sampai Barcelona menyatakan minatnya untuk memboyong pemain yang sering disapa Wazza tersebut.

Walaupun begitu, Rooney menganggap jika dia tidak pernah meminta namanya untuk dimasukkan dalam daftar pemain yang dijual. Rumor tersebut diakuinya dapat merusak hubungan baik antara para penggemar Manchester United dengan dirinya.

Salah satu narasumber dari pihak Manchester United mengatakan jika kondisi yang saat ini terjadi jauh berbeda dengan yang pernah terjadi dulu. Waktu itu,pihak Manchester United memang masih membutuhkannya dan ingin mempertahankannya, namun saat ini  banyak pihak yang merasa jika mereka sudah kehabisan kesabaran atas sikap yang sudah dilakukan oleh Rooney.

“Situasi kali ini tidak bakal sama dengan yang sudah pernah terjadi beberapa waktu yang lalu. Waktu itu, Manchester United memang bakal melakukan apa saja untuk bisa mempertahankannya,” kata sang narasumber.

“Akan tetapi untuk kali ini, Rooney tidak sama seperti dulu. Banyak pihak yang mulai kehilangan kesabaran dengan ulahnya tersebut,” pungkas narasumber.