Skuat klub Paris Saint Germain tampaknya harus sejenak ditinggalkan oleh Leonardo, sang Direktur Olahraga di klub tersebut akhirnya dijatuhi hukuman skorsing selama 13 bulan kedepan setelah usaha banding yang ia lakukan ditolak oleh Federasi Sepakbola di Prancis (FFF). Sebelumnya Leonardo hanya dijatuhi hukuman selama 9 bulan. Namun setelah usaha banding yag dilakukan oleh pihak menjemen klub Paris Saint Germian ditolak oleh Federasi Sepakbola Prancis.

Kabar sebelumnya juga telah menyatakan jika Leonardo sudah dinyatakan mendapat hukuman skorsing selama sembilan bulan. Hukuman tersebut dijatuhkan kepada sang Direktur Olahraga Paris Saint Germain setelah dirinya dinyatakan terbukti mendorong Alexandre Castro yang sedang menjalankan tugasnya sebaga wasit pemimpin pertandingan dimana saat itu klub Paris Saint Germain bertanding melawan klub Valenciennes. Pada pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 1-1 tersebut, Leonardo memang terbukti melakukan tindak perbuatan tidak menyenangkan kepada wasit pemimpin pertandingan.

Dengan adanya kondisi tersebut, Leonardo pun akhirnya harus menerima hukuman dari pihak Federasi Sepakbola Prancis. Tercatat sebelumnya Leonardo sempat membantah tuduhan pendorongan kepada asit Alexandre Castro yang ditujukan kepada dirinya tersebut. Leonardo yang merupakan pria asal Brazil tersebut mengungkapkan jika dirinya terpaksa mendorong sang wasit Alexandre Castro karena dirinya juga didorong dari belakang oleh salahs atu official klub. Secara tidak langsung Leonardo menyampaikan jika dirinya tidak sengaja mendorong sang wasit tersebut.

Sayangnya apa yang dikatakan oleh Leonardo tersebut justru memperberat hukuman yang ditujukan kepada dirinya. Tercatat sejak tanggal 8 Mei 2013 kemarin, Leonardo telah resmi dijatuhi hukuman skorsing. Hal itu sebetulnya telah disampaikan Leonardo adalah hal spontanitas, namun pernyataan tersebut tak mampu merubah keputusan para petinggi Federasi Sepakbola yang ada di Prancis. Leonardo pun terpaksa harus menghukum sang Direktur Olahraga dari klub Paris Saint Germain tersebut hingga laga pada tanggal 30 Juni 2014 mendatang. Tentunya keputusan tersebut sangatlah mengganggu stabilitas klub Paris Saint Germian yang saat ini sangat bergantung pada sosok Leonardo selaku Direktur Olahraga mereka.