Kubu klub Fiorentina harus rela menerima kenyataan dengan mereka gagal untuk bisa merasakan berlaga di ajang Liga Champions pada musim depan, lantaran mereka gagal untuk bisa menyalip posisi dari AC Milan yang add di posisi ke tiga klasemen akhir Serie A Italia. Pemain bertahan La Viola yakni Manuel Pasqual mengungkapkan bahwa dirinya menuduh bahwa AC Milan itu bisa mendapatkan kemenangan atas Siena pada laga akhir Serie A Italia pada musim ini karena adanya sebuah bantuan dari sang pengadil lapangan (wasit).

Semua pemain Fiorentina itu merasa sangat kecewa. Pasalnya selain timnya itu mendapatkan kemenangan besar dan pada saat bersamaan Milan masih dalam ke adaan tertinggal 0-1 atas Siena hingga menit ke- 84, dan hal tersebut membawa sebuah harapan bagus bagi mereka untuk bisa menggeser posisi Milan. Akan tetapi pada akhirnya Milan mampu menyamakan ke dudukan melalui titik putih yang di lakukan oleh Balotelli dan pada akhirnya mampu menyudahi laga dengan kemenangan 2-1 atas sumbangan gol yang di lesakkan oleh pemain bertahan Milan yaitu Philippe Mexes.

Sang wasit memberikan hadiah penalti kepada Milan setelah salah satu pemain Siena melakukan penggaran dengan menarik Balotelli, meskipun dalam sebuah tayangan ulangnya keputusan itu bisa saja di perdebatkan dan dengan hadiah penalti itu maka yang di permasalahkan oleh kubu La Viola, karena mereka berpendapat bahwa semacam itu bukanlah merupakan sesuatu yang layak untuk di hadiahi penalti.

“Kami sudah mampu mencapai target utama kami yakni mampi finish di urutan ke empat klasemen akhir Serie A Italia, akan tetapi pada kenyataannya itu kami merasa yakin akna bisa mengisi posisi di ajang Liga Champions pada musim depan. jelas kenyataan ini sungguh sangat menyakitkan saat mimpi yang sudah ada di depan mata itu begitu saja buyar. Dan itu semua ada rasa yang sangat menyesal, terutama pada saat anda melihat kubu klub Milan itu mendapatkan hadiah penalti dengan cara Cuma – Cuma.” Ungkap pemain bertahan itu.