Bergabung ke dalam grup F bersama klub seperti Marseille, Napoli dan juga terutama dengan Arsenal, manajer kubu klub Borussia Dortmund yakni Jurgen Klopp mengungkapkan bahwa dirinya itu mengaku merasa tidak terkejut lagi, terlebih denga pertemuannya melawan klub seperti Arsenal di mana manajer tersebut itu mengaku sudah memiliki firasat sebelumnya.

“Entah bagaimana pada pekan lalu saya ini sudah mempunyai firasat perasaan bahwa kami ini akan bertemu dengan Arsenal. Saya memang sudah sempat tidak tahu mengapa saya ini sering sekali menyaksikan The Gunners itu di ajang Liga Inggris di TV dan saya merasa terkesan dengan betapa bagusnya permainan yang mereka mainkan.” Ungkap manajer tersebut itu.

Menyinggung masalah Arsenal sudah jelas akna menyeret sejumlah masalah yang memang selama ini sangat acap sekali menikuti perjalanan mereka yakni mulai dari krisis pemain karena dengan rentetan permasalahan cedera, puasa gelar juara selama bertahun – tahun lamanya sehingga mempersulit tim tersebut itu untuk mendapatkan sejumlah pemain buruannya tersebut itu pada bursa transfer pemain.

“Banyak kalangan yang mengatakan bahwa  mereka itu memiliki banyak sekali masalan. Bahwa manajer tim yakni Arsene Wenger itu tidak bisa menghabiskan uang belanjanya, bahwa dia itu tidak bisa mendapatkan pemain yang di inginkannya. Akan tetapi saya ini sangat merasa terkesan dengan betapa tangguhnya mereka itu.” Imbuh ungkapannya itu.

“Bermain melawan tim yang berasal dari Inggris merupakan salah satu hal yang menarik. Jika bersaing dengan orang – orang, maka klub yang datang dari setiap Negara yang memang sama gilanya mengenai sepak bola itu seperti kami. Itu merupakan hal yang sangat luar biasa untuk kami.” Lanjut ungkapan dari manajer yang pada musim lalu mampu membawa Dortmund mencapai partai final ajang Liga Champions tersebut itu.

“Semua orang akan menonton pada setiap pemain yang ingin bermain untuk bisa menikmati atmosfernya. Saya ini harus bisa menunggu sebagian besar dari hisup saya ini sebelum pada akhirnya terlibat di dalam permainan ini di Inggris.” Pungkasnya.