Pelatih anyar Napoli, Rafael Benitez berharap di klub barunya tersebut bisa lebih dimengerti. Pasalnya, sebelumnya dia sempat merasa terbuang ketika menjadi pelatih bagi Inter Milan pada 2010 lalu.

Ketika menjadi arsitek Inter Milan pada 2010 lalu, Benitez cuma enam bulan ada di kursi kepelatihan I Nerazzurri dari masa kontraknya yang sebenarnya berdurasi dua tahun. Waktu itu, Benitez menggantikan posisi Jose Mourinho yang memilih untuk hijrah ke Real Madrid.

Pelatih asal Spanyol tersebut dibuang dari Giussepe Meaza hanya berselang beberapa waktu usai membawa Inter meraih trofi Kejuaraan Dunia Antarklub 2010. Kemudia karena merasa sudah mempunyai kontribusi yang besar dengan meraih trofi tersebut, Benitez pun dengan berani memberikan ultimatum kepada presiden Massimo Moratti untuk memberikan tambahan dana untuk transfer pemain.

Waktu itu, dia menyatakan apabila Moratti tidak bersedia memberikan tambahan dana, lebih baik Inter memikirkan kembali posisinya dbagai pelatih Nerazzurri. Moratti pun marah sebab dengan pasukan yang hampir sama, Mourinho sukses memberikan tiga gelar sekaligus di musim sebelumnya, yaitu Seri A, Liga Champions dan Piala Italia.

“Saya lebih memilih untuk mengingat hal yang baik ketika saya di Inter. Contohnya, kami memenangkan Piala Super Italia dan Piala Dunia Antarklub,” kata Benitez.

Pelatih berusia 53 tahun tersebut pun mengatakan jika dia tidak mau dianggap sebagai penyebab kesalahan Inter. Baginya, pihak manajemenlah yang mempunyai  tanggung jawab sebab menolak untuk menambah pemain.

“Bagaimanapun juga, banyak orang yang menghakimi tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi. Waktu itu yang terjadi yaitu jika klub dan staf teknik yang berencana untuk memperbarui tim, termasuk nama pemain baru. Namun, usulan saya tidak pernah didengar,” tambah Benitez.

Bersama dengan klub barunya saat ini, Benitez pun berharap dia mempunyai peluang baru untuk bisa mencapai suatu kesuksesan.

“Saat ini,  saya mempunyai kesempatan untuk pengalaman baru di Italia. Mudah-mudahan ini bisa berlangsung secara terus menerus, karena ini mempunyai arti untuk meraih tujuan kami,” pungkas Benitez.