Babak ketiga Copa Italia mempertemukan Inter Milan dengan Cittadella. Dalam laga itu Cittadella harus bermain dengan 10 orang pemain. Pemain Inter pun mampu mengakhiri dengan skor telak 4-0.

Musim lalu Inter Milan mengalami penurunan performa yang sangat drastis. Mereka hanya mampu finish di posisi sembilan Serie-A Italia. Dan mereka saat ini harus berjuang di Copa Italia lebih awal. Inter harus menghadapi perlawanan dari klub Seri B Italia, Cittadella.

 Pertandingan tersebut digelar di stadion Giuseppe Meazza. Ketika pertandingan dimulai, para pemain Inter mengambil inisiatif serangan. Memasuki menit 18, Jonathan mampu membuka keunggulan untuk Inter Milan.

Jonathan mampu memanfaatkan umpan matang Fredy Guarin dengan tandukan sempurnanya. Sehingga ia mampu merubah skor menjadi 1-0.

Para pemain Cittadella pun berusaha semaksimal mungkin untuk menyamakan skor. Mereka pun mampu memperoleh kesempatan bagus untuk menjebol gawang Inter. DiRoberto mampu memaksa kiper Inter untuk berjibaku menye;lamatkan gawangnya dari tembakan keras yang ia buat.

Tidak ketinggalan juga giliran kiper Cittadella, Di Gennaro  yang harus melakukan penyelamatan yang bagus. Ia mampu menggagalkan sundulan yang dilakukan oleh Ricky Alvarez.

Menit 30 Cittadella harus bermain dengan 10 orang. Salah satu pemainnya, Pecorini mendapatkan ganjaran kartu merah dari sang wasit. Hal itu diberikan karena Pecorini melanggar Rodrigo Palacio. Dan Interpun mendapathadiah penalti.

Palacio akhirnya mampu mengeksekusi tendangan penalti dengan baik. Sehingga skor bertambah untuk Inter menjadi 2-0. Palacio punya peluang lagi untuk menambah keunggulan Inter ketika dirinya memperoleh umpan terobosan yang bagus dari Esteban Cambiasso pada menit 33 Sayang tendangannya melebar.

Akhirnya Palacio benar-benar mencetak gol ketiga Inter pada menit 59. Ia mampu meneruskan umpan matang dari Guarin dengan sangat baik. Dan gol keempat Inter Milan dicetak oleh Andrea Ranocchia. Interpun unggul dengan empat angka.

Setelah tertinggal cukup jauh Cittadella berusaha dengan keras untuk bisa memperkecil ketinggalan. Mereka beberpa kali mengancam gawang Inter Milan. Namun sayang keberuntungan belum memihak mereka. Sehingga membuat Inter memenangkan pertandingan dan lolos ke babak selanjutnya.