Striker andalan Paris Saint Germain, Ibrahimovic mengatakan bahwa dirinya tidak seperti apa yang dipikirkan orang. Ia selalu mementingkan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi. Ia adalah striker hebat berbadan tinggi dan besar. Ia siap menghadapi musuh yang akan melawan PSG.

Kebanyakan orang menilai bahwa dirinya mempunyai sikap yang jelek. Apalagi ketika berada di Barcelona. Pemain timnas Swedia itu sering bertengkar dengan pelatih Barca saat itu. Mungkin karena perbedaan pendapat yang terjadi antara mereka. Ibra dulu berada di Barca hanya selama satu musim saja.

Saya mengetahui pemikiran orang ketika saya berada di Barca. Mereka selalu mengatakan saya sebagai pemain yang arogan. Padahal saya hanya biasa-biasa saja, tidak pernah melakukan hal yang aneh-aneh,” kata Ibrahimovic.

“Mereka berkata bahwa saya adalah pemain yang sombong dan tak mempunyai sikap yang baik. Hal itu mereka katakan ketika saya masih muda dulu. Namun ketika mereka bertemu dengan saya, mereka sadar bahwa saya tidak seperti orang bilang,” tambah Zlatan Ibrahimovic.

Tetapi pemain timnas Swedia ini tak mau berpikir pusing untuk menanggapi cemooh dari orang lain. Ia tak memperdulikan itu. Ibra merasa yakin jika setiap orang yang pernah bertemu dengan dirinya, mereka pasti akan menganggap dirinyatidak seperti ejekan yang orang-orang bilang.

“Untuk itu saya tidak akan menilai karakter seseorang sebelum saya bertemu langsung dengannya. Saya tak mau berbicara, tapi tak didukung dengan kenyataan yang ada. Karena itu hanya akan membuang-buang waktu saja,” jelas Ibra.

“Setiap saya bertanding bersama PSG, saya merasa senang. Namun saya akan merasa puas apabila teman-teman dan para suporter senang dengan kehadiran saya. Saya sangat menginginkannya disetiap pertandingan bersama PSG,” ucap Ibra.

Mantan pemain AC Milan ini merupakan sosok striker yang sangat kuat. Ia juga mempunyai tendangan yang keras. Ibra merupakan pemain yang diandalkan oleh pelatih Paris Saint Germain. Ia mampu menjelma menjadi mesin pencetak gol bagi PSG.

Untuk itu ketika berhadapan dengannya, maka kita harus mewaspadai pergerakannya. Karena jika ia mendapatkan kesempatan, maka untuk menghentikannya itu sangat susah.