Zlatan Ibrahimovic memberkan ujian yang cukup tinggi kepada mantan pelatihnya, Jose Mourinho. Menurutnya mantan pelatihnya itu adalah seorang yang memiliki sosok sempurna, namun tak demikian dengan Pep Guardiola yang justr mendapatkan komentar miring darinya, bahkan Ibra menyebutnya sebagai pengecut.

Hal tersebut dikatakan oleh Ibra pada autobiografinya ‘I am Zlatan Ibrahimovic’. Buku tersebut berisikan tentang kehidupan dan perjalanan karir dari si pemain asal Swedia tersebut.

Mourinho dan juga Guardiola adalah dua orang yang pernah menjadi pelatihnya dan pernah menangani Ibra sebelumnya. Perjalanan karir Ibra pernah meraih kesuksesan bersama dengan Inter Milan dalam meraih juara Seri A dan saat itu adalah masa dirinya diasuh oleh Mourinho.

Meskipun hanya mendapat kesempatan selama satu musim lamanya diasuh oleh Mourinho, namun meskipun demikian ia telah mendapatkan kesan yang mendalam dan menilai bahwa Mourinho adalah sosok yang gila bola. Makhan Ibra juga sempat menyatakan bahwa dirinya akan melakukan apapun utuk Mourinho.

Dinyatakan oleh Ibra bahwa Mourinho mampu bekerja dua kali lipat daripada yang lainnya. Menurutnya hidup dan nafasnya selalu tentang bola dan Mournho juga seorang elatih yang memiliki ketelitian tinggi dan pengetahuan yang luas tentang lawan bermainnya.

Sempat mendengat hal tentang Mourinho sebelum Ibra bertemu dengan sang manajer bahwa ia adalah seorang yang elegan dan juga punya kepercayaan diri yang besar. Namun setelah ia bertemu dengannya maka dapat langsung dirasakan aura yang berbeda disekitarnya.

Mourinho selalu membangun hubungan yang baik secara personal dngan para pemainnya, dan tak lupa memberikan dukungan sewaktu akan berlaga.

Bertolak belakang dengn Mourinho yang selalu dipujanya, Guardiola memang sosok pelatih yang tak miliki hubungan harmonis dengan Ibra selama masih berada di Barcelona musim 2009/2010. Saat itu Ibra hanya memiliki kesempatan mengenakan seragam Barca selama satu musim sebelum kemudian dirinya dijual ke AC Milan.

Ibra menyakan hal yang nampaknya akan mengundang komentar dari Guardiola sendiri. Menurutnya Guardiola adalah sosok yang benar-benar pengecut. Hal tersebut diungkakan oleh Ibra merujuk suatu kejadian setelah kekalahan dari Inter pada semifinal Liga Champions 2010.