Alex Oxlade ChamberlainDalam Gol sang Alex Oxlade-Chamberlain untuk membantu tim Inggris dalam mengimbangi tim  Brasil di stadion yang bersejarah yaitu stadion Maracana. Akan tetapi gol tersebut agaknya luput dari pandangan Mark Chamberlain, ayahanda Alex yang telah 29 tahun yang lalu mengikut dan membantu tim Inggris memenangi atas tim Brasil pada tempat yang tdak berbeda.

Stadion Maracana, pada hari senin (3 juni 2013) WIB dinihari, Inggris yang telah datang bertamu berhasil bermain secara imbang dengan skor 2-2 melawan tuan rumah yaitu tim Brasil pada sebuah pertandingan persahabatan.

Pada laga tersebut tim Brasil, yang tampil mendominasi pertandingan daripada Inggris, berhasil mengungguli terlebih dahulu lewat tendngan Fred pada waktu pertandingan 57 menit berjalan. Sepuluh menit berlalu skor sudah kembali imbang berkat gol yang dijebolkan Alex yang setelah lima menit yang lalu sebelumnya telah masuk menggantikan pemain inggris yaitu Glen Johnson.

Melaju dari tengah lapangan, Oxlade-Chamberlain melakukan kerjasama antara Rooney dan Frank Lampard yang telah berada pada tepi area penalti, sebelum lalu melepaskan tendangan ke pojok arah gawang sang kiper Julio Cesar. julio mencoba menepis bola akan tetapi tidak terjangkau bola tersebut.

Gol yang dicetak Alex membuat imbang kedudukan menjadi skor 1-1 itu agaknya menyuntikkan semangat The Three Lion. Terbukti bahwa setelahnya tim Inggris bahkan dapat berbalik memimpin melalui gol sang striker Rooney, meskipun pada akhirnya pertandingan tersebut berakhir imbang skor 2-2.

Dari performa, dan gol yang dapat Alex torehkan untuk inggris, Oxlade-Chamberlain mendapatkan sanungan darii Manajer tim Inggris yaitu Roy Hodgson.

Gol yang dicetak pemain asal skuad tim Arsenal yang baru 19 tahun tersbut sekaligus dapat membangkitkan memori  kenangan yang begitu manis di Stadion Maracana pada 29 tahun yang lalu (1984). Mark Chamberlain, kala itu ayahanda dari Alex, bermain pada posisi yang tidak berbeda ketika itu tim Inggris unggul atas Berasil dengan skor 2-0

“Aku berkeyakinan bahwa ayahku bakalan ikut senang dengan permainanku. Aku tak akan bisa melupakannya (gol yang berarti tersebut),” Alex Oxlade-Chamberlain di kutib BBC.

“Frank Lampard telah menggulirkan bolanya, aku dapat menerimanya dari Rooney dan selanjutnya menembaknya. Aku senang dapat berkontribusi. Kami selalu ingin memenangi laga tersebut jadi kami sedikit kecewa karena belum bisa melakukannya. Tapi kami setidaknya sudah memperlihatkan kerja keras dan semangat kami. Brasil merupakan tim yang hebat tapi kami juga mampu menunjukan perlawanan yang sengit,” ujarnya.

Sial untuk sang ayahanda Oxlade-Chamberlain, ayahanda rupanya tertidur di hadapan televise yang ketika Alex membuat gol engimbang kedudukan. Ayahnya, kini sudah berusia 51 tahun, terlihatnya kelelahan.