Pemain gelandang veteran klub Manchester City yakni Gareth Barry sudah pernah sebanyak dua kali melakoni laga finaldalam ajang Piala FA selama karirnya menjadi pemain sepakbola. Dia pun mengakui bahwa dirinya tidak sabar untuk bisa bermain pada laga puncak dan itu merupakan laga yang menentukan untuk yang ke tiga kali bagi dirinya.

Bersama The Citizen, Gareth Barry sudah meraup kesuksesan menjadi juara Piala FA pada musim 2010 –  2011 silam setelah mampu mengalahkan lawannya di partai final yakni melawan Stoke City. Dan gelar tersebut mampu mengakhiri puasa gelar juara City selama 35 tahun lamanya.

Pada sebelum itu, Gareth Barry juga sudah pernah merasakan bermain di partai final Piala FA pada saat dirinya masih memperkuat Aston Villa. Akan tetapi dalam partai final mereka harus rela di kalahkan oleh Chelsea dan gaglal mengantarkan Villa menyabet gelar juara Piala FA pada waktu itu.

Gareth Barry kembali bisa berpeluang untuk merasakan atmosfer laga final Piala FA andai saja dirinya di mainkan oleh manajer Roberto Mancini pada saat City melakoni laga melawan Wgan untuk memperebutkan satu trofi yang masih tersisa pada musim ini.

Dengan menatpa laga yang akan di gelar di stadion Wembley pada akhir pekan ini maka pemain asal Inggris itu pun mengungkapkan bahwa dirinya mengaku sudah tidak sabar lagi.

“Bisa mencapai partai puncak itu merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi saya dan ini merupakan sebuah prestasi yang sangat fantastis. Ini merupakan salah satu keputusan saya untuk membuat sebuah keputusan sulit untuk meninggalkan klub lama saya yakni Aston Villa setelah sekian lama dengan tujuan agar bisa bermain di laga seperti ini untuk lebih sering. Semoga kami bisa mendapatkna trofi yang lainnya.” Ungkap pemain tersebut seperti yang telah di lansir oleh Sky Sports.

“Saya sudah jelas tidak sabar lagi untuk melakoni laga itu. Ini merupakan laga final Piala FA dan setiap tahunnya laga itu sungguh sangat luar biasa bagi diri saya sendiri.”ungkapnya.