AS Roma sudah menghadirkan pelatih baru yaitu Rudi Garcia untuk memimpin tim dalam menjalani kompetisi musim 2013/14 nanti. Garcia sendiri mengatakan jika dirinya adalah seseorang yang sangat ambisius. Garcia pun juga sudah siap untuk mendapatkan banyak gelar bersama I Lupi di musim panas nanti.

AS Roma berhasil mendatangkan Garcia dari Lille untuk menggantikan posisi Aurelio Andreazzoli, yang sebelumnya dipilih sebagai pelatih sementara menggantikan Zdenek Zeman. Tugas yang bakal dilakoni oleh pelatih asal Prancis itu juga bisa dikatakan cukup berat, di antaranya yaitu mengembalikan I Lupi untuk bisa bersaing di papan atas Serie A, usai musim 2012/13 lalu Cuma bisa selesai di posisi ke enam klasemen.

Garcia mengatakan jika merupakan hal yang bodoh jika dia menolak tawaran yang diberikan oleh Roma. Namun sang pelatih tersebut merasa menyesal karena dia tidak sempat mengucapkan selamat tinggal kepada pendukung Lillie usai beberapa tahun bersama-sama meraih kesuksesan.

“Anda tidak bisa berkata tidak ketika Roma menghubungi dan memberi tawaran kepada Anda. Akan tetapi, ada satu hal yang membuat saya merasa sangat menyesal, yaitu saya tidak bisa mengucapkan selamat tinggal kepada para pendukung Lille usai beberapa tahun bersama-sama meraih kesuksesan,” kata Garcia.

“Saya ambisius dan kami bakal melakukan usaha yang keras. Saya sama sekali tidak takut dengan apapun itu. Saya di sini untuk menang bersama tim yang menikmati permainan dan menghibur pendukungnya. Tim kami sangat kompetitif. Dan saat ini hal yang paling penting yaitu kami bisa kembali lagi ke  kompetisi Eropa. Untuk selanjutnya saya ingin mengenal dengan lebih dekat skuad dan kemudian membuat mereka lebih tangguh,” pungkas Garcia.

Selama lima tahun menjadi pelatih Lille, Garcia sendiri sukses mempersembahkan dua gelar, yaitu juara Ligue 1 (2010/11) dan Coupe de France (2010/11). Sementara itu, Roma adalah tim luar Prancis pertama yang akan dilatih oleh pelatih berusia 49 tahun tersebut. Hal ini pasti akan menarik untuk disaksikan di musim depan.