Produktivitas dari salah satu pemain lini depan skuad AC Milan yiatu Stephan El Shaarawy menurun dengan drastis di tahun 2013 ini. Pada pertandingan terakhir di musim ini saat melawan Siena, El Shaarawy memiliki tekad untuk bisa menyumbangkan gol.

El Shaarawy berlaga sangat tajam untuk skuad I Rossoneri di paruh pertama musim 2012/2013 ini. Dari 16 gol yang telah ia sumbangkan di ajang Serie A Italia musim ini, 14 diantaranya ia cetak di tahun 2012 yang lalu.

Tetapi saat memasuki tahun 2013 ini dan sejak hadirnya Mario Balotelli, ketajaman yang dimiliki oleh El Shaarawy semakin tak berlanjut. Striker yang memiliki keturunan darah Mesir tersebut sudah absen untuk membobol pertahanan gawang lawan di 11 laga terakhirnya di Serie A Italia.

Saat ini ajang Serie A Italia hanya menyisakan 1 laga lagi untuk Milan. I Rossoneri akan melakukan laga tandang ke markas Siena pada hari Senin (20/05) dini hari WIB. Pada pertandingan pamungkas tersebut, El Shaarawy membidik kesempatan untuk bisa mencetak gol sebagai penutup musim ini.

“Untuk saya secara pribadi, menyumbangkan gol akan menjadi penutupan yang hebat di musim ini.,” papar El Shaarawy.

“Ini telah menjadi musim yang gila, khususnya saat di paruh pertama. Saya sempat menjadi pemain top skorer, jadi hal ini sangat membuat saya puas. Beberapa waktu belakangan ini saya tak lagi menyumbangkan gol, namun pelatih Massimiliano Allegri mengungkapkan bahwa ia senang dengan kinerja saya,” ucap pemain Tim Nasional Italia itu.

Milan yang saat ini menduduki peringkat ketiga di papan klasemen dengan perolehan total 69 poin, hanya unggul 2 poin saja dari Fiorentina yang menempati peringkat keempat. Oleh karena itu, pertandingan melawan Siena akan sangat penting untuk I Rossoneri yang sedang berambisi untukmemperoelh tiket untuk berlaga ke kompetisi Liga Champions musim mendatang.

“Saat ini kami harus benar-benar berpikir untuk bisa mengalahkan Siena, ini laga yang sangat menentukan apakah kami tetap di peringkat tiga atau tidak. Jika kami berhsil mengakhiri muism ini di posisi 3 besar, maka ini adalah musim yang sangat hebat apalagi setelah starting yang buruk di musim ini.”