Eks punggawa kubu klub AC Milan yakni Stefano Eranio itu mengungkapkan bahwa dirinya itu merasa sangat percaya bahwa striker muda milik Milan yakni Stephan El Shaarawy itu memang membutuhkan perubahan dalam bermain dan berperan di timnya itu. Menurutnya itu pemain muda asal Italia tersebut itu bukan hanya bermain sebagai pemain depan saja, akan tetapi juga bisa mengisi posisi pada lini tengah nantinya.

Eranio itu sendiri yang pada saat ini menjadi manajer tim muda klub Genoa tersebut itu mengungkapkan bahwa dirinya itu menyatakan dengan banyaknya striker yang ada di Milan itu maka membuat posisi dari El Shaarawy tersebutitu semakin terancam saja. Dengan itu maka dia itu memberikan saran kepada pemain yang pada saat ini berusia 20 tahun itu agar di carikan posisi baru di dalam tim yang memugkinkan untuk pemain tersebut itu bisa bermain.

“pada awal musim yang lalu saja, pemain tersebut itu mampu menunjukkan kemampuan dan kualitas dengan bisa membantu timnya tersebut itu melaju dan melangkah pada saat timnya tersebut itu mengalami keterpurukan dan kesulitan.” Ungkapnya.

“Kemudian pemain tersebut itu merasa sedikit bingung karena kemungkinan pemain tersebut itu tidak merasa mendapatkan kepercayaan dari lingkungannya dan juga dari segala sesuatunya dengan itu maka dia itu tidak bisa bermain dengan bagus pada akhirnya.” Ungkapnya lagi.

Selain itu juga Eranio itu juga berfikiran jika karakteristik yang di miliki oleh pemain tersebut itu juga harus selalu bisa di jaga nantinya, dengan mengingat usia dari pemain tersebut itu yang memang masih sangat muda. Memainkan pemain muda itu di lini tengah juga kemungkinan akan bisa menjadi pilihan lain agar mantan pemain Genoa tersbeut itu bisa bermain di berbagai macam posisi nantinya.

“Saya berifikiran bahwa pada paruh ke dua pada musim lalu itu banyak yang mempengaruhiinya dan memang tanpa di perhitungkan secara teknis bahwa karakter yang seperti itu memang sangat berpengaruh performanya di lapangan dan itu menjadi pemain tersebut itu tidak di percaya menjadi pemain utama dan tidak subur mencetak gol seperti pada paruh pertama.”