Pemain yang berposisi di lini depan Manchester City, Edin Dzeko memutuskan untuk tidak menutup pintu untuk hijrah dari Manchester City yang merupakan klubnya saat ini. Akan tetapi, Dzeko juga menegaskan fokusnya sekarang ini yang sedang ia perjuangkan adalah dapat membantu timnya untuk dapat memenangi Piala FA.

Sejak bergabung ke Etihad pada bursa transfer musim dingin pada Januari 2011 silam, Dzeko tidak pernah seratus persen berada di skuat reguler City. Dzeko pun saat ini dikait-kaitkan dengan santer untuk kembali merumput ke Bundesliga, terutama dengan tim Borussia Dortmund yang di musim depan berpeluang besar akan kehilangan striker andalannya, Robert Lewandowski.

“Kita lihat saja. Segalanya mungkin saja,” respon Dzeko singkat seperti dilansir Sky Sports.

Meski Dzeko pada musim ini lebih banyak bermain dari bench pemain, Dzeko saat ini mampu menjadi top skorer The Citizens di Premier League dengan total raihan sebanyak 13 gol. Gol terakhirnya dibuat pada saat pertandingan berhadapan dengan West Bromwich di mana Dzeko bermain sebagai pahlawan kemenangan Manchester City melalui gol tunggalnya.

Mesti baru saja berhasil untuk menjadi pahlawan di timnya, Dzeko mengakui bahwa dirinya belum tentu untuk mendapat garansi bermain secara reguler saat City harus bertemu dengan Wigan di final Piala FA, akhir minggu ini. Dia hanya menegaskan tentang pentingnya City untuk dapat memenangi turnamen ini.

“Semua pemain berharap, semuanya ingin bermain. Aku tidak tahu. Aku tidak memikirkan itu tapi aku pikir itu tidak penting. Yang penting adalah menang. Turnamen ini penting unuk klub, fans dan para pemain, untuk semua orang,” lanjut Dzeko.

“Pekerjaanku adalah mencetak banyak gol, meskipun aku masuk ke lapangan setelah satu jam ataupun menjadi starter.”

Saat ini Dzeko pun banyak yang membidiknya, oleh karena itu Dzeko menunggu kepastian tentang klubnya apakah dia mendapatkan jaminan untuk bermain secara reguler atau tetap seperti sekarang bermain dari bangku cadangan. Dan Dzeko pun tak segan-segan untuk pindah jika permintaannya untuk bermain di timĀ  Reguler tak direspon oleh sang pelatih, Roberto Mancini.