Antonio Di Natale tengah dika barkan sedang menjadi incaran dari AC Milan, dan ingin ditransfer oleh klub tersebut pada musim panas ini. Namun nampaknya hal tersebut akan sulit diwujudkan karena si pemain tak ingin hengkang dari Udinese dan ingin mangakhiri karirnya dalam klub tersebut.

Meski ia telah mulai berumur (35) namun Di Natale tak kehilanga kemampuannya untuk berlaga didepan gawang. Hal tersebut dibuktikan dengan gol yang mampu ia cetak sepanjang musm paling tidaknya diatas 25 gol. Bahkan pada musim 2009/10 dan 20010/11 Di Natale menjadi topskorer di Seri A.

Hal yang lumrah jika banyak klub besar Eropa yang saat ini mengincar diriny dan ngin memboyong si pemain dalam skuatnya. Namun s pemain telah memutuskan untuk menghabiska sisa waktunya dalam bermain di Udinese.  Klub lain yang pernah diperkuat oleh Di Natale sebelum Udinese adalah Empoli, , Varese,  Viareggio dan Iperzola.

Kini menurut kabar yang beredar bahwa Di Natale sedang menjadi incaran dar AC Milan, di bursa transfer musim panas ini si pemain sedang dtunggu tanda tangannya oleh Milan. Kendati dalam Milan telah banyak terdapat pemain muda namun nampaknya Milan membutukan orang yang berpengalaman seperti halnya Di Natale.

Namun terkain dengan rumor seputar masa depan Di Natale, sang presiden Udinese menyangkalnya. Ia menyatakan bahwa klubnya tak akan menjual Di Natale serta ia juga mengungkapkan bahwa Di Natale inginkan pensiun dengan klub terseut.

“Toto merupkan ketua tim dari Udinese jai dia tak akan kami jual da juga tak akan hengkang dari klub kami. Dia akan pensiun dalam klub ini,” ujar Pozzo.

Harapan Pozzo seputar Di Natale adalah dapat tetap bertahan dalam Udinese dan ia akan pensiun dalam klub tersebut. serta bersedia untuk menjadi direktur dari klub Udinese setelah ia pensiun dari pemain dan berpindah posisi jadi seorang manajer. Harapan ini sangat besar dirasakan oleh Pozzo, dan ini adalah sebuah harapan yang sedikit memaksa untuk Di Natale.