Langkah skuad Juventus di kompetisi Liga Champions di musim 2012/2013 ini hanya sampai pada babak perempat final. Alessandro Del Piero yang merupakan mantan pemain top dari skuad Juventus mengungkapkan apa yang dibutuhkan untuk mantan skuadnya agar bisa kemabli menjadi juara.

Del Piero yang kini memperkuat Sydney FC di Australia, saat ini sedang berada di kota Turin untuk mengikuti sebuah pameran fotografi yang didekasikan untuk perjalanan karirnya.

Pemain yang berasal dari Italia tersebut yang pernah mencuri hati publik kota Turin saat ia masih memperkuat skuad Bianconeri mulai dari tahun 1993 hingga 2012, mengungkapkan mengenai kiprah dari La Vecchia Signora di musim ini.

Pertama-tama, Del PIero memberi penjelasan mengapa ia harus aben di laga Juve saat skuad tersebut juga sekaligus mengadakan perayaan gelar scudetto di musim ini.

“Saya tak bisa masuk ke dalam stadion saat perayaan scudetto. Saya tak dapat memperoleh tiket,” ujar Del Piero.

“Saya selalu mengikuti perkembangan mereka dari Australia dan saya sangat gembira dengan gelar scudetto yang mereka dapatkan 2 tahun berturut-turut. Hal tersebut adalah pencapaian yang sangat bagus dan mereka begitu luar biasa,” ujar Del Piero.

Pemain yang pernah mendapat gelar juara di kompetisi Liga Champions di musim 1995/1996 bersama Juve itu kemudian melakukan pembahasan mengenai gagalnya skuad yang dibesut oleh Antonio Conte untuk melangkahkan kaki lebih jauh di kompetisi Liga Champions, setelah mereka ditaklukkan oleh skuad Bayern Munich di babak perempat final.

“Saya tak tahu apa yang harus dibutuhkan oleh Juve untuk menjembatani kekurangan yang mereka miliki dengan sejumlah klub papan atas yang ada di Eropa. Namun untuk bisa menjadi juara di Liga Champions, tak hanya pemain hebat yang dibutuhkan dan juga sebuah klub yang bagus namun penggabungan senyawa yang pas.”

“Lihat saja dengan Borussia Dortmund, yang hingga menit akhir  di babak perempat final hampir tersingkir, jadi itu semua tetap membutuhkan faktor lain yang memang tak bisa direncanakan,” ucap Del Piero.