gianluigi buffonTurin. Kapten dari tim nasional Gli Azzurri yang bernama lengkap Gianluigi Buffon tersebut mengungkapkan kekagumannya dengan para penjaga gawang muda di kubu Italia. Pada waktu dirinya diberikan sebuah pertanyaan mengenai siapa yang nantinya bakal menjadi suksesor di skuad Gli Azzurri nantinya, sang penjaga gawang internasional Italia tersbeut menuturkan bahwa dirinya merasa bingung untuk memberikan sebuah jawaban atas pertanyaan tersebut.

Penjaga gawang yang berusia 35 tahun tersebut memberikan penilaian yang banyak sekali terhadap para kiper muda di Gli Azzurri yang mempunyai potensi yang besar untuk ke depannya. Sebagaimana yang dilansir oleh Tribalfootball bahwa kapten Juventus tersebut menjelaskan kelk yang akan menjadi suksesor dirinya akan emnjadi sebuah permasalahan bagi kubu Gli Azzurri. Hal tersebut dikarenakan di Italia banyak sekali kiper yang memiliki kualitas sangat hebat.

Buffon menambahkan abhwa di Italia masih ada Salvatore Sirigu yang mana pemain tersbeut telah berhasil memenangkan gelar juara bersama dengan skuad Paris Saint Germain dan dirinya telah bermain dalam ajang internasional.penjaga gawang skuad Lazio yang bernama Federico Marchetti juga serupa. Pihaknya juga tak terlupakan dengan kiper skuad La Viola yang bernama Emiliano Viviano dan masih ada juga penjaga gawang yang tengah memperkuat Cagliariyaitu Michael Agazzi yang meana sekarang ini tengah dalam tahap perkembangan.

Penjaga gawang yang mendapat julukan sebagai superman tersebut juga memberikan sebuah tambahan bahwa kiper generasi baru tersebut juga telah banyak yang bermunculansampai pada akhirnya dirinya sendiri mempunyai penilaian bukan hal yang nantinya akan menjadikan sebuahpermasalahan bila dirinya sudah tak menjadi salah satu bagian dari tim nasional lagi.

Buffon kembali memberikan sebuah keterangan bahwa terdapat juga penjaga gawang generasi baru seperti Francesco Bardi,Nicola Leali,Vincenzo Fiorillo,Simone Colombi, dari sederetan nama kiper tersebut merupakan sejumlah penjaga gawang yang dinilai mempunyai kecerdasanyang siap untuk dihadirkan. Dan hasilnya bahwa dirinya tersebut tidak begitu merasakan bahwa nantinya akan menjadi sebuah permasalahan pada waktu dirinya sudakh tidak lagi menjadi bagian dari dalam kubu klub.