Klub asal Ibu kota, Persija Jakarta saat ini telah mematangkan persiapan tim dengan berlatih dengan keras sebelum kembali berlaga di liga Indonesia Super League (ISL). Dengan didatangkannya banyak pemain baru akan menjadikan pelatih Benny Dollo lebih fokus untuk latihan pada penyelesaian akhir dan kerjasama tim yang saat ini dinilai masih sangat kurang.

Hal tersebut ditekankan secara langsung oleh sang pelatih persija, Benny setelah menjalani latihan secara terpusat di Yogyakarta. Di sela-sela persiapan yang dilakukan Persija tersebut, Persija telah beruji coba berhadapan dengan tim lokal, Sleman United pada pertandingan yang berlangsung di hari Selasa (7/5) lalu. Dalam jalannya pertandingan di uji coba itu, striker anyar Emmanuel Kenmogne pun ikut dimainkan oleh Benny Dollo. Pemain berkebangsaan Belgia ini menyumbangkan dua gol yang menjadikan Persija meraih kemenangan telak dengan skor 4-0.

“Dari hasil uji coba tersebut, fokus saya pada pengondisian karena pemain sudah akan kembali bermain di kompetisi. Kerjasama tim juga harus ditingkatkan. Saya masih belum puas. Tapi ini juga dikarenakan banyak pemain baru di tim ini,” ungkap Benny Dollo.

Pelatih yang juga merupakan mantan pelatih tim nasional tersebut juga menyoroti perihal penyelesaian akhir anak asuhnya. Menurut sang pelatih, banyak peluang yang dapat dibuat akan tetapi banyak pula yang hilang sia-sia sehingga gagal untuk membuahkan gol. Penyelesaian akhir yang buruk akan membuat para pemain merasa frustasi karena kegagalan demi kegagalan untuk menciptakan gol terus dialami oleh sang pemain. Dengan penyelesaian akhir yang baik, maka persija akan dapat mengarungi jalannya liga dengan mempunyai taring yang tajam kembali sesuai dengan julukannya, Macan Kemayoran.

“Penyelesaian akhir di tim ini masih harus dibenahi. Banyak peluang tercipta tapi belum bisa dijadikan gol,” ujar Benny yang juga memberi sanjungan kepada Kenmogne. Menurutnya, dia saat ini sudah dapat beradaptasi secara cepat dengan rekan-rekannya.

“Dia bermain bagus dan memuaskan. Kemampuannya sesuai keinginan saya. Dia tak sulit beradaptasi. Baru dua hari bergabung, ternyata dia sudah bisa menyatu dengan lainnya,” pungkas Bendol, sapaannya. (gk-51).