BenitezAkhirnya Rafael Benítez kembali ke Serie A. Kali ini Pengalaman keduanya bakal dilewati bersama Napoli. Akan tetapi, legenda sekaligus putra asli Napoli, Ciro Ferrara, memberikan warning kepada Benítez jika menangani Napoli tidak akan segampang saat dia menangani Inter Milan.

Seperti yang diketahui, Benítez memang sempat melatih La Beneamata selama tiga tahun lalu, namun dia tidak sukses sebagai pengganti José Mourinho. Saat ini, bersama Il Partenopei, Benítez dipercaya bakal mendapat tantangan yang lebih berat sebagai pengganti Walter Mazzarri.

“Pengalamannya di Inter bakal menjadikannya cepat dalam menyesuaikan diri, namun yang jelas Napoli bukanlah tim Italia biasa. Saya percaya tugasnya bakal lebih sulit, namun Napoli bakal menjadi tempat yang menarik untuk pelatih seperti dirinya,” kata Ferrara.

“Mudah-mudahan dia kerasa di sini. Saya berharap pihak klub memberikan dia waktu untuk bisa membangun tim ini seperti yang diinginkannya. Napoli selesai di posisi kedua di musim ini dan untuk menjadi yang nomor satu itu merupakan hal yang tidak mudah,” tambah Ferrara.

Apa yang disampaikan oleh Ferrara bukan untuk memberi tekanan, tetapi justru motivasi tersendiri. Dia pun juga mengatakan jika Benítez adalah figur yang sesuai untuk menjadikan Napoli “go-international” dengan bermodal pengalaman Benítez di berbagai kompetisi Eropa.

“Dari segi teknis, pilihan atas Benítez dapat dikatakan sesuai dengan profil yang diharapkan oleh Napoli, apalagi melihat pengalaman internasionalnya. Dari sisi itu, nama Benítez sendiri telah menjadi suatu jaminan,” tambahnya.

“Napoli kota yang erat hubungan dengan sepakbolanya. Selain itu, juga merupakan tempat yang tidak mudah dengan tekanan yang menunggu Benítez. Oleh sebab itu, dia tidak cuma diharuskan untuk menjaga image di dalam lapangan, namun juga di luar lapangan,” lanjut Ferrara.

Dari perkiraani awal Ferrara, kemungkinan besar Benítez bakal mengubah sistem pertahanan Napoli yang musim lalu dilatih oleh Mazzarri dengan sistem tiga bek. Di tangan Benítez, ada kemungkinan barisan bertahan bakal menggunakan formasi empat bek dengan sistem klasik.

“Menurut saya, perubahan di barisan belakang tidak akan menimbulkan masalah yang besar. Namun, seperti yang sudah-sudah, semuanya itu tergantung pada hasil. Apabila memang sistem tersebut tidak berjalan lancar, maka perubahan yang dilakukan oleh Benitez bisa dikatakan tidak berhasil,” pungkas  Ferrara.