Basel. Seperti selayaknya sosok yang masih bocah yang mempunyai antusias untuk pergi melakukan piknik, sosok pemain bernama Alesandar Dragovic mengungkapkan bahwa dirinya merasa sudah tak sabar lagi utnuk melakukan hijrah dari Swiss, defender FC Basel tersebut disebutkan hanya tinggal satu langkah lagi utnuk mengangkat kopernya di Italia untuk menuju ke Giuseppe Meazza.

Dragovic yang sekarang ini memang masih menyasndang status seabgai pemain Basel, akan tetapi bagi pemain internasional Austria tersebut hanya tinggal menuggu waktu saja untuk berpindah ke dalam klub  ke Inter dengan status mahar sebesar 7 juta euro. Dragiovic sendiri menuturkan bahwa dirinya telah menjadi mimpinya utnuk dapat mengenakan jersey kubu I Nerazzurri tersebut yang merupakan kebanggaannya.

Sebagaimana yang dipaparkan oleh Dragovic terhadap Blick pada hari Kamis 11 Juli 2013 bahwa kubu Inter Milan di dalam mewakili sebuah klub yang hebat, oleh sebab itu pastinya klub tersebut akhirnya menjadi sebuah impian  bagi dirinya untuk suatu saat dapat mengenakan seragam Nerazzurri. Dirinya sangat berharap untuk bisa bergabung dengan klub tersebut dan bermain bersama dengan klub impiannya tersebut. bila impian tersebut nantinya tercapai maka akan menjadi sebuah kebanggaan yang tersendiri bagi sang pemain bila kelak terealisasi untuk bisa tampil bersama Inter Milan.

Akan tetapi untuk sekarang ini pemain bertahan yang mempunyai postur tinggi badan 186 cm tersebut harus menanti untuk perkembangan dari negosiasi kedua klub tersebut. dragovic yang mengungkapkan bahwa tengah berusaha untuk  tenang dikarenakan sedianya, pemikiran mengenai Inter Milan yang kerap kali terbayang yang terlampaui kentara di benaknya sang pemain tersebut.

Dragovic menambahkan bahwa kedua klub tersebut untuk sekarang ini masih melakukan negosiasi dengan sesegera mungkin.. dirinya untuk sekarang ini masih terus menuggu untuk perkembangan baru dengan mempunyai harapan untuk dapat bergabung ke dalam kubu Inter Milan. Untuk sementara ini dirinya masih akan tetap bermain dengan memperkuat kubu Basel, meski sebetulnya bukan hal yang mudah dengan sederetan pikiran mengenai Inter Milan di kepala dirinya.