Pelatih Borussia Dortmund,Jurgen Klopp mencemooh terkait dengan kebijakan Bayern Muenchen yang menghambur-hamburkan banyak uang. Dan hal tersebut sama dengan yang dilakukan oleh musuh James Bond.

Bayern sudah menyegel Mario Gotze dengan harga 37 juta euro. Lalu mereka pun juga ingin memboyong pemain Dortmund lainnya seperti Mats Hummels dan Robert Lewandowski . Dan secara otomatis hal ini menjadikan Klopp khawatir.

“Bayern menginginkan klubnya sukses seperti apa yang diraih oleh Barca. Dan hal tersebut tidak  menjadi suatu masalah sepanjang kamu mempunyai uang. Pasalnya, hal tersebut dapat meningkatkan kemungkinan untuk meraih kesuksesan. Namun hal tersebut bukanlah satu-satunya jaminan,” ujar Klopp.

“Kami ini bukanlah supermarket, namun sepertinya mereka mengerti jika kami tidak dapat membayar mereka dengan jumlah yang sama. Akan tetapi, jika hal tersebut yang diinginkan Bayern, ini layaknya James Bond namun mereka di pihak musuh,” tambah Klopp.

“Hal yang dilakukan oleh Real Madrid dan Bayern tidaklah sejalan dengan apa yang kami lakukan. Seharusnya mereka berpikir mengenai pajak dan generasi berikutnya yang tentu akan memikul masalah ini. Kami hanya akan melakukan sesuatu hal dengan serius dan sesuai porsinya. Kami memang mempunyai uang untuk membayar dengan jumlah segitu, tapi sebagai konsekuensinya kami akan kehilangan pemain,” papar sang pelatih.

Pelatih berumur 45 tahun tersebut pun juga menyampaikan jika dirinya dekat dengan Bayern pada masa lalu. Akan tetapi setelah Bayern memutuskan memakai Jurgen Klinsmann, hubungan tersebut menjadi tidak baik lagi.

“Presiden Bayern, Uli Hoeness bertanya apakah saya bakal menemuinya, kemudian saya pun menjawab jika saya bakal menanyakan hal ini kepada ibu saya dulu. Akan tetapi saya rasa itu akan baik-baik saja. Dia pun juga mengatakan jika dia sedang memikirkan dua nama pelatih dan salah satunya adalah saya,” tambah sang pelatih.

“Dan pilihan Hoeness jatuh kepada Jurgen Klinsmann. Hal tersebut memang tidak terlalu mengecewakan. Pelatih divisi dua dibawa oleh Bayern dan itu bukanlah hal terburuk di dunia,” tutup Klopp.