Barcelona mengalami kekalahan untuk pertama kalinya setelah lima tahun terakhir mereka selalu unggul dalam staistik penguasaan bola di dalam lapangan. Hal tersebut terjadi saat klub Catalan berhadapan dengan Bayern Munich di dalam ujicoba pramusim.

Barcelona menelan kekalahan atas Bayern pada laga yang digelar diĀ  Allianz Arena, Kamis (25/7/2013) dinihari WIB. Dalam laga tersebut Bayern unggul dengan skor 2-0. Saat pertandingan Baca tak sepenuhnya menutunkan kkuatan terbaiknya sehingga harus tunduk dengan gol yang dibuat oleh Phillip Lahm dan juga Mario Mandzukic.

Setelah pertandinganselesai didapatkan syatistik pengusaan bola dan dalam atatan tersebut bahwa Barca kalah penguasaan bola dengan komposisi 55% banding 45%. Namun dalam situs resmi milik Barca menunjukan catatan sebesar 53% : 47%, namun keunggulan tetaplah untuk Bayern.

Walaupun pertandingan tersebut berbuti laga ujicoba di pramusim, namun hasil pertandingan tersebut telah dicatat sebagai kekalahan pertama yang didapatkan The Catalans dalam lima tahun terakhir tentunya lebih dalam penguasaan bola.

Menurut catatan yang dimiliki bahwa terakhir kalinya Barcelona mengalami kekalahan dalam penguasaan bola untuk sebuah pertandingan resmi pada tahun 2008, epannya di tanggal 7 Mei. Saat iti Barcelona yang masih ada dibawah asuhan Frank Rijkaard mengalami kekalahan dengan skor 1-4 atas El Real di Santiago Bernabeu. Penguasaan bola ang dimiliki Real Madrid saat itu adalah sebesar 50,3% sedangkan penguasaan bola yang dimiliki Barca sebesar 49,7%.

aun setelah laga tersebut Barca tak pernah lagi engalami kekalahan dalam penguasaan bola dari lawan mainnya. Total pertandingan yang dijalani Barca sebelum laga malam tadi melawan Bayern adalah sebanyak 309 pertandingan Barca ada di posisi unggul ball possession.

Dalam rangkaian pertandingan tersebut telah 247 pertandingan saat masih berada dalam asuhan Pep Guardiola. Namun uniknya lagi, laga tersebut adalah laga perdana Pep Guardiola melawan mantan tim yang perna ia asuh selama beberapa musim lalu. Barca sendiri dalam pertandingan persahabatan tersebut berada dibawah pimpinan Asisten pelatih yaitu Jordi Roura, karena pengruh keputusan mundur dari Tito Vilanova.