Klub lokal Indonesia, Arema Indonesia pekan ini jelaskan kegagalan nya dalam membeli pemain asing untuk jatah amunisi dalam berkompetisi tahun ini di Liga Super Indonesia. Sebelum ini memang Arema Indonesia seperti sudah di depan mata untuk tanda tangan kontrak pemain asal Lebanon, Haitham Faour. Namun negosiasi dengan agen pemain Haitham Faour gagal di akhir perundingan. Ini yang membuat menejemen Arema Indonesia sangat kecewa berat dengan gagal nya merapat gelandang timnas Lebanon itu ke Kanjuruhan.

Kegagalan itu di picu oleh federasi sepak bola setempat Lebanon yang tidak menerbitkan ijin untuk pemain tersebut ikut serta berkompetisi musim ini dengan Arema Indonesia. Mungkin federasi sepak bola Lebanon menilai jika karir masa depan Haitham Faour akan suram bila bergabung dengan Arema Indonesia. Tapi itu bukan alasan tepat jika federasi sepak bola Lebanon besikap demikian ujar menejemen Arema Indonesia dalam laman resmi klub.

Di telusuri lebih lanjut Haitham Faour saat ini masih bermain dengan salah satu klub lokal di Lebanon. Pemain ini tidak di berikan ijin oleh sepak bola setempat karena urusan skandal kasus sepak bola kelam yang di alami oleh Haitham Faour masih belum tuntas jelas nya kepada Arema Indonesia. Namun , Arema Indonesia tetap membantah jika Haitham Faour telah usai dari kasus tersebut musim lalu. Dan kini Arema Indonesia mengalihkan bidikan untuk pemain asing lain nya yang baru akan mengikuti seleksi akhir pekan ini jelas Sudarmaji.

Klub Persebaya 1927 pekan ini perwakilan nya juga datang ke Malang untuk menawarkan jasa pemain asing yang berhasil mereka seleksi beberapa waktu lalu. Pihak Persebaya 1927 yang di wakilli oleh Francis Yonga membawa gelandang Marko Karlovic. Walau dalam segala segi kualitas Marko Karlovic sangat bagus jelas Sudarmaji. Tapi dana yang sangat besar untuk menggaji Marko Karlovic menjadi halangan Arema Indonesia.

Di akhir pembicaraan dalam laman klub, akhir nya Sudarmaji katakan saat ini pemain asing bukan segala nya bagi Arema Indonesia. Untuk itu menejemen akan bersabar dalam beberapa pekan lagi.