Ancelotti memang tengah santer diperbincangkan bakal hengkang dari klub yang sekarang dilatih, Paris Saint- Germain. Bekas pelatih AC Milan tersebut kabarnya menjadi pilihan utama Real Madrid untuk menggantikan tempat Jose Mourinho. Presiden Paris Saint- Germain, Nasser Al-Khelaifi, mengakui sudah menerima tawaran dari Real Madrid, kan tetapi tawaran tersebut tidak diterimanya.

Ancelotti pun akhirnya menyampaikan uneg-unegnya setelah dia melakukan perbincangan dengan sang presiden dan direktur olahraga, Leonardo. Dia menyampaikan jika dia ingin pergi dari PSG.

“Saya sudah membicarakan hal ini dengan presiden klub dan direktur olahraga. Kami bakal menunggu respon klub, memang perlu beberapa hari untuk memutuskan hal tersebut. Yang jelas keinginan saya yaitu pergi dari klub ini,” kata Ancelotti.

“Masa depan saya? Terdapat beberapa kemungkinan akan hal tersebut. Real Madrid merupakan salah satunya. Namun saya masih memiliki kontrak selama satu tahun dengan Paris Saint-Germain. Dan saat ini saya tengah menanti keputusan dari pihak klub,” tambah pelatih berusia 53 tahun tersebut.

Ancelotti mengawali karirnya di PSG pada Desember 2011 lalu. Selama masa pengabdiannya dia sukses mempersembahkan titel juara Ligue 1 bagi PSG di musim ini. Gelar ini merupakan yang pertama untuk Les Parisiens.

“Ini merupakan hal yang cukup sulit bagi saya. Pasalnya saya memiliki hubungan yang sangat baik dengan semua orang di PSG, apalagi dengan para pemain. Dan ini bukanlah waktu yang tepat untuk menjelaskan alasan mengapa saya memilih untuk pergi. Dan mungkin saya tidak akan pernah mengatakannya,” pungkas Ancelotti.

Sementara itu, setelah kekalahan dari Atletico Madrid di final Piala Raja Jumat pekan lalu, manajemen Real Madrid bakal melakukan pertemuan dengan Mourinho pekan ini. Kekalahan dari Atletico memastikan Madrid menutup musim ini tanpa gelar. Hal tersebut menjadikan manajemen Los Blancos tidak ingin lagi menggunakan jasa dari Mourinho. Sedangakan Mourinho sendiri pun menyebutkan jika dia tidak mau meneruskan karirnya di di Spanyol karena dia menganggap jika public sepakbola di sana tidak ramah dan itu tidak sesuai keinginannya.