Prestasi skuad Internazionale FC yang sangat menurun di musim 2012/2013 ini membuat salah satu mantan pemain dari skuad I Nerazzurri yaitu Alessandro merasa prihatin. Altobelli memberi saran kepada skuad La Beneamata agar melakukan pergantian pelatih untuk memperbaiki prestasi mereka.

DI bawah naungan dari pelatih Andrea Staramccioni, Inter bertambah babak belur beberapa waktu belakangan ini saat bertanding di kompetisi manapun. Mereka hanya bisa memperoleh 7 poin dari 9 laga terakhir di ajang Serie A Italia musim ini.

Serangkaian yang hasil buruk itu membuat skuad I Nerazzurri kehilangan peluang untuk bisa berlaga di kompetisi tingkat Eropa pada musim mendatang. Saat ini mereka semakin merosot dengan menempati posisi ke 9 di papan klasemen Serie A Italia.

Kendati gagal untuk membawa keberhasilan bagi Inter, Strama masih diberikan kepercayaan oleh Pimpinan besar Inter yaitu Massimo Moratti. Moratti berulang kali menyatakan bahwa dirinya akan tetap mempertahankan Strama di timnya.

“Moratti sudah jatuh cinta dengan Strama dan saya tak tahu mengapa itu bisa terjadi,” tukas Altobelli.

“Ini merupakan Inter paling jelek yang pernah saya kenal sampai saat ini. Mereka bermain dengan buruk, mereka juga sedikit menyumbangkan gol dan juga memperoleh banyak kekalahan saat bertanding di atas lapangan,” lanjut Altobelli.

“Cedera pemain saja bukanlah alasan yang cukup untuk menjelaskan mengapa musim yang buruk seperti ini dapat terjadi. Mereka sama sekali tak ada memperlihatkan ciri khas taktik atau gaya bermain apapun di atas lapangan,” tukas pemain Inter di periode 1997 hingga 1988 tersebut.

Altobelli merasa bahwa pergantian pelatih adalah satu-satu nya cara untuk bisa memperbaiki keadaan di Giuseppe Meazza. Ia menunjuk pelatih Walter Mazzarri yang kini membesut Napoli sebagai sosok yang tepat untuk menjadi pelatih pengganti dari Strama.

“Jika ingin melihat Inter mengalami kebangkitan lagi akan sangat perlu untuk bisa memboyong pelatih Walter Mazzarri ke Giuseppe Meazza. Jika ia tak bisa didapatkan, maka Inter akan tetap bernasib sama seperti saat ini,” pungkas Altobelli.